Pengantar
Jika sobat jan pernah mengelola VPS (Virtual Private Server), sobat jan pasti sudah tidak asing lagi dengan SSH, kan? SSH memungkinkan sobat jan mengakses dan mengontrol server secara remote dengan aman. Meski ada banyak aplikasi terminal yang bisa digunakan untuk mengakses SSH, sobat jan juga bisa melakukannya langsung melalui Command Prompt (CMD) di Windows tanpa perlu menginstal perangkat lunak terminal tambahan.
Apa Itu SSH?
SSH, singkatan dari Secure Shell adalah protokol yang umum digunakan untuk mengakses dan mengelola server jarak jauh. Jika sobat jan pernah menggunakan Remote Desktop Connection untuk mengendalikan komputer Windows dari jarak jauh, SSH bekerja dengan konsep yang serupa. Namun, alih-alih memberikan antarmuka grafis (GUI), SSH hanya menggunakan baris perintah (CLI) seperti CMD di Windows.
Cara Mengakses SSH di Windows Menggunakan CMD

Windows 10 dan Windows 11 sudah dilengkapi dengan OpenSSH Client bawaan, sehingga sobat jan dapat mengakses server melalui SSH tanpa menginstal aplikasi pihak ketiga. Berikut langkah-langkahnya:
Langkah-Langkah Mengakses VPS Dengan SSH Melalui CMD di Windows
- Buka CMD
Pertama, buka Command Prompt (CMD) di Windows 10/11 yang sobat jan gunakan.
- Ketik Perintah SSH
Pada jendela CMD, ketikkan perintah berikut dan tekan Enter:
ssh username@ip_address -p 22
Sesuaikan username dengan username yang sobat jan gunakan untuk mengakses VPS. Biasanya bawaan dari provider yakni root. Jika sobat jan memiliki domain, ganti ip_address dengan nama domain, dan jika sobat jan menggunakan port custom, silakan sesuaikan port bawaan yakni 22, dengan port custom yang sobat jan gunakan.
Contoh: ssh root@january.my.id -p 22
- Konfirmasi Pertama Kali
Jika ini adalah akses pertama sobat jan, akan muncul pesan konfirmasi. Ketik yes dan tekan Enter.
- Masukkan Password
Setelah terhubung, masukkan kata sandi akun SSH sobat jan. Password tidak akan ditampilkan saat sobat jan mengetikkannya, jadi terus ketik meskipun tidak muncul.
- Sukses Terhubung
Setelah memasukkan kata sandi dengan benar, sobat jan akan berhasil terhubung ke server melalui SSH, dan akan menampilkan pesan selamat datang dan MOTD VPS sobat jan di jendela terminal.
Mengatasi Masalah “Remote Host Identification Has Changed”
Kadang-kadang, saat mengakses SSH, mungkin mendapatkan pesan peringatan seperti “Possible DNS Spoofing Detected” atau “Remote Host Identification Has Changed”. Ini terjadi karena alamat IP yang terhubung ke domain sobat jan telah berubah.
Berikut ini langkah-langkah mengatasinya:
- *Buka File Explorer
Buka File Explorer atau This PC di Windows yang sobat jan gunakan. Sobat jan dapat membukanya melalui Start Menu, atau dengan menekan shortcut *Windows + E.
- *Navigasi ke Folder User Profile
Masuk ke Local Disk C, kemudian ke folder Users, lalu ke folder profil pengguna (biasanya ini secara bawaan sesuai merek atau brand komputer yang sobat jan gunakan, kecuali diubah). Misalnya *Lenovo.
- *Hapus Folder .ssh
Silakan hapus folder yang bernama *.ssh. Jangan khawatir! Ini tidak akan merusak sistem. Folder ini nantinya akan dibuat secara otomatis lagi ketika sobat jan mengakses SSH kembali.
- Akses Kembali SSH
Setelah itu, coba akses kembali SSH melalui CMD. Harusnya sobat jan sudah tidak ada kendala lagi untuk terhubung ke SSH.
Penutup
Dengan mengikuti panduan ini, sobat jan dapat mengakses VPS melalui SSH menggunakan Command Prompt di Windows tanpa perlu perangkat lunak tambahan. Ini memungkinkan sobat jan untuk melakukan setup dan mengelola VPS sobat jan dengan mudah.
Semoga panduan ini bermanfaat! Silakan sobat jan bagikan panduan ini dengan teman-teman sobat jan yang mungkin membutuhkan! Jika ada kritik, saran, atau request pembahasan apalagi yang harus kita bahas di blog ini kedepannya, sobat jan dapat menulisnya di komentar.
Terima kasih sudah membaca dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!
Sumber referensi

Seorang lulusan S1 program studi sistem informasi yang suka dengan pembahasan teknologi dan pemrograman.