Hai, Sobat Jan!
Pada artikel beberapa waktu yang lalu, kita sudah sempat membahas tentang “Mengenal TeamTalk, Aplikasi Konverensi Yang Sangat Aksesibel Bagi Pengguna Pembaca Layar”. Bagi yang belum baca, yuk, baca terlebih dahulu, ya!
Nah, di postingan kali ini kita akan lanjut pembahasannya. Sesuai dengan judul, saya akan memberikan panduan tentang “Instalasi dan Konfigurasi Server TeamTalk5Pro di Ubuntu 22.04 LTS“. Bagi sobat jan yang belum tau caranya, dan ingin menghosting server TeamTalk untuk penggunaan pribadi, komunitas, organisasi, instansi dan lainnya. Sobat jan dapat mengikuti panduan ini untuk instalasi dan konfigurasinya! Mulai dari pemula hingga yang sudah mahir dengan Linux saya rasa bisa mengikuti panduan ini, karena saya akan memberikan panduannya secara detail. Silakan ikuti panduan ini hingga selesai! Panduan ini juga bisa di ikuti untuk distro Linux yang lain, seperti Debian dan CentOS. Tinggal disesuaikan saja dengan distro yang sobat jan gunakan.
Perlu sobat jan ketahui! Supaya kita bisa terhubung satu sama lain untuk berkomunikasi melalui TeamTalk, kita membutuhkan server sebagai penghubung antar sesama klien. Salah satu keunggulan dari TeamTalk adalah, seperti yang sudah kita bahas pada artikel sebelumnya, pengembang dari TeamTalk yakni BearWare memberikan kebebasan kepada kita pengguna untuk menghosting server secara mandiri, baik melalui komputer maupun melalui VPS (Virtual Private Server). Nantinya kita bisa mengkonfigurasi server-nya sesuai dengan kebutuhan kita. Misalnya kita bisa mengatur jumlah penyimpanan maksimal untuk server-nya, menggunakan angka untuk port-nya berapa dan lain sebagainya. Kita juga bisa menghosting multi-server, artinya kita bisa menghosting banyak server sekaligus, sesuai dengan kemampuan sumber daya vps yang kita gunakan.
Namun, Sobat Jan lebih disarankan untuk meng-hosting server TeamTalk melalui VPS. Mengapa? Karena server tersebut dituntut untuk menyala 24 jam nonstop. Apabila menggunakan komputer, hal ini akan membebani kinerja komputer yang kita gunakan.
Apa Sih Perbedaan Antara TeamTalk5 dan TeamTalk5Pro?
Bagi Sobat Jan yang belum tahu perbedaan antara TeamTalk5 dengan TeamTalk5Pro, mungkin sobat jan bertanya-tanya, kan? Sebenarnya, perbedaan antara TeamTalk5 dan TeamTalk5Pro tidaklah terlalu signifikan. Berikut ini beberapa perbedaan utamanya:
- Dukungan Login BearWare: TeamTalk5Pro mendukung login dengan akun BearWare, sedangkan TeamTalk5 tidak mendukung fitur ini.
- Dukungan enkripsi SSL: TeamTalk5Pro mendukung penggunaan server terenkripsi dengan SSL untuk keamanan tambahan, sementara TeamTalk5 tidak memiliki dukungan ini.
- Dukungan SpamBot untuk menendang pengguna yang menggunakan bahasa kotor, serrta memblokir VPN dan proxy.
- Lisensi: TeamTalk5Pro memerlukan lisensi berbayar seharga €120 + PPN 25% (€150) untuk menggunakannya, sedangkan TeamTalk5 dapat digunakan secara gratis.
Nah, itu lah beberapa perbedaan Utama antara TeamTalk5 dan TeamTalk5Pro. Selebihnya, fiturnya sama semua, termasuk cara instalasi dan konfigurasinya juga sama, hanya saja di versi TeamTalk5Pro ada beberapa konfigurasi tambahan yang dibutuhkan.
Catatan Terkait Lisensi!
Terkait lisensi dari TeamTalk5Pro ini wajib sobat jan ketahui! Sejujurnya sampai sekarang saya bingung dengan TeamTalk5Pro ini. Kenapa demikian? Karena saya mencoba penggunaan TeamTalk5Pro sejauh ini tanpa lisensi itu bisa berjalan tanpa masalah sedikit pun. Namun, saya hanya menggunakan fitur dukungan untuk login web bearware. Kalau untuk fitur enkripsi ssl saya belum pernah coba, tapi ada teman saya yang sudah mencoba fitur itu katanya pun bisa dijalankan tanpa lisensi. Terus, di saat konfigurasi pun tidak ada menu untuk pripikasi lisensi. Jadi, saya tidak faham mengenai pripikasi kepemilikan lisensi untuk penggunaan TeamTalk5Pro ini. Maka dari itu, apabila sobat jan menggunakan TeamTalk5Pro tanpa lisensi, mungkin saja sewaktu-waktu sobat jan akan dimintai lisensi oleh pihak pengembang, ntah itu lewat email atau mungkin saja server sobat jan akan langsung dimatikan kalau ketahuan menggunakan TeamTalk5Pro tanpa lisensi.
Nah, itu lah sedikit informasi untuk sobat jan mengenai perbedaan antara TeamTalk5 dengan TeamTalk5Pro, dan lisensi-nya. Selanjutnya, mari kita masuk ke panduan instalasi dan konfigurasi server TeamTalk5Pro di Ubuntu 22.04 LTS di bawah ini!
Langkah-Langkah Instalasi dan Konfigurasi TeamTalk5Pro
1. Dapatkan Tautan Unduhan File Server TeamTalk5Pro
Pertama sekali dapatkan tautan unduhan untuk file server TeamTalk5Pro versi terbaru lewat tautan berikut: http://bearware.dk/?page_id=976. Silakan sesuaikan dengan sistem operasi yang sobat jan gunakan. Seperti pada panduan ini kita akan menggunakan Ubuntu 22.04 LTS dan versi TeamTalk5Pro-nya yakni versi 5.16. Maka kita akan menyalin tautan unduhannya.
2. Akses atau Login ke VPS dengan SSH
Setelah mendapatkan tautan unduhan file server TeamTalk5Pro. Selanjutnya, mari kita login ke VPS via SSH. Pada panduan ini saya akan menggunakan aplikasi terminal (SSH Client) bernama “Tera Term”. Sobat jan dapat menggunakan SSH Client lainnya seperti “Putty”, atau sobat jan juga bisa menggunakan terminal bawaan Windows yakni “Command Prompt (CMD)”, lihat panduan akses VPS dengan SSH lewat CMD di sini!.
3. Login Sebagai Root Bagi Yang Menggunakan Pengguna Sudo (Opsional)
Setelah berhasil login ke VPS, bagi sobat jan yang menggunakan pengguna sudo, agar tidak repot mengetikkan kata “sudo” pada setiap perintah yang membutuhkan hak akses sudo, lebih baik login sebagai root dengan mengetikkan perintah berikut: sudo su
4. Buat Pengguna untuk Menjalankan Server TeamTalk
/Pada Langkah ini, mari kita buat pengguna dengan nama “tt” untuk menjalankan server TeamTalk-nya. Sobat jan dapat menyesuaikan nama penggunanya dengan yang sobat jan inginkan. Silakan sobat jan ketik perintah Berikut untuk membuatnya: useradd tt
- Buat Direktori Untuk Menyimpan Data Server TeamTalk
Selanjutnya, kita akan membuat direktori untuk menyimpan data TeamTalk seperti: data file, log, dan xml. Namun, dalam hal ini, kita tidak akan mengikuti struktur direktori bawaan TeamTalk. Melainkan kita akan membuat struktur direktori tersendiri di direktori home. Supaya kita lebih mudah untuk mengelola data TeamTalk kedepannya. Di sini, kita akan membuat nama direktorinya dengan nama “tt”. Sobat jan dapat menyesuaikan nama direktorinya dengan yang sobat jan inginkan. Silakan ketikkan perintah Berikut untuk membuat direktorinya: mkdir -p /home/tt/data /home/tt/log /home/tt/xml
Keterangan: perintah tersebut akan membuat direktori di dalam direktori home yang Bernama “tt” yang berisi 3 subdirektori yakni “data, log dan xml”. Direktori “data” nantinya akan berfungsi sebagai tempat menyimpan data file, direktori “log ” berfungsi sebagai tempat menyimpan log server, sedangkan direktori “xml” tempat file xml berada.
- Unduh File Server TeamTalk5Pro
Selanjutnya, kita akan mengunduh file TeamTalk5Pro lewat tautan unduhan yang sudah kita salin sebelumnya pada Langkah pertama. Sobat jan dapat mengetikkan perintah Berikut untuk mengunduhnya: wget https://bearware.dk/teamtalk/v5.16/teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz
Output di terminal:
–2024-11-11 17:20:59– https://bearware.dk/teamtalk/v5.16/teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz
Resolving bearware.dk (bearware.dk)… 93.191.156.143
Connecting to bearware.dk (bearware.dk)|93.191.156.143|:443… connected.
HTTP request sent, awaiting response… 200 OK
Length: 1225344 (1.2M) [application/x-gzip]
Saving to: ‘teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz’
teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz 100%[=====================================================================================>] 1.17M 1.08MB/s in 1.1s
2024-11-11 17:21:01 (1.08 MB/s) – ‘teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz’ saved [1225344/1225344]
Jika lupa menyalin tautan unduhannya pada Langkah pertama tadi, silakan dapatkan lagi tautan unduhannya di sini!.
Sobat jan juga bisa menggunakan cara lain untuk mendapatkan file server TeamTalk5Pro, dengan cara mengunduhnya langsung ke komputer sobat jan lewat browser. Setelah itu, silakan sobat jan ekstrak file-nya. Selanjutnya, unggah file tt5prosrv yang ada di dalam folder server ke VPS sobat jan menggunakan FTP Client seperti “WinSCP” atau lainnya.
7. Ekstrak File Server TeamTalk5Pro
Setelah file server-nya terunduh, selanjutnya kita akan mengekstrak-nya. Silakan sobat jan ketikkan perintah Berikut untuk mengekstraknya: gunzip teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tgz
Setelah itu, ketikkan lagi perintah berikut: tar xf teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64.tar
Jika kesuitan menulis nama direktorinya yang Panjang secara manual, maka ketik saja beberapa huruf awalan nama direktorinya, lalu tekan tombol “tab” untuk auto komplit. Maka nama direktorinya akan terlengkapi secara otomatis.
8. Pindahkan File Yang Sudah Diekstrak
Setelah kita mengekstrak file server yang sudah kita unduh. Selanjutnya, kita akan memindahkan file yang Bernama “tt5prosrv” yang ada di dalam direktori “teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64/server” yang sudah kita ekstrak tadi. Maka, kita masuk terlebih dahulu ke dalam direktorinya dengan perintah Berikut: cd teamtalkpro-v5.16-ubuntu22-x86_64/server
Setelah itu, kita akan memindahkan file “tt5prosrv” ke direktori “home” dengan perintah Berikut: mv tt5prosrv /home
9. Berikan Izin Eksekusi Pada File tt5prosrv Yang Sudah Dipindahkan
Setelah file-nya kita pindahkan, selanjutnya kita akan memberikan izin eksekusi agar bisa dijalankan. Silakan ketikkan perintah Berikut: chmod -R 775 /home/tt5prosrv
10. Mulai Konfigurasi Server
Sebelum mengkonfigurasi server-nya. Mari kita masuk terlebih dahulu ke direktori “/home/tt/xml” yang sudah kita buat sebelumnya. Silakan ketikkan perintah Berikut: cd /home/tt/xml
Selanjutnya, kita akan mulai konfigurasi dengan mengetikkan perintah Berikut: /home/tt5prosrv -wizard
Maka akan muncul konfirmasi seperti ini “Do you want to configure your TeamTalk Professional Server? Y/N”. Tekan “y” lalu enter, atau langsung saja enter juga bisa.
Nah, Berikut ini adalah konfigurasi yang wajib sobat jan isi:
- TeamTalk Professional Server name: (“”). Ini sebenarnya tidak wajib, tapi saya sarankan sobat jan untuk mengisinya. Isi sesuai dengan keinginan sobat jan.
- Enable file sharing: Y/N. Nah jika sobat jan ingin mengaktifkan berbagi file di server TeamTalk-nya. Silakan aktifkan dengan mengetik “y” lalu enter.
- Directory for file storage, e.g. /home/bill/srv1/files: (“”). Apabila sobat jan mengaktifkan berbagi file, silakan tuliskan jalur direktori untuk menyimpan data file-nya. Seperti yang kita buat sebelumnya, kita akan menyimpannya di direktori “data” yang ada dalam direktori “tt”. Maka kita akan memasukan jalur Berikut /home/tt/data/
- Disk quota (in KBytes) per channel, 0 = disabled: (“0”). Ini merupakan jumlah kuota pemyimpanan default untuk setiap saluran. Nilainya menggunakan KBytes. Misalnya 1 GB, maka nilainya “1000000”
- Maximum disk usage (in KBytes) for storing files: (“0”). Ini merupakan jumlah kuota penyimpanan untuk keseluruhan di server. Nilainya menggunakan KBytes juga sama seperti untuk saluran.
- Server should bind to the following TCP port: (“10333”). Ini untuk mengatur angka TCP Port server. Bawaannya yakni “10333”. Apabila ingin menggunakan Port bawaan, maka langsung saja sobat jan enter.
- Server should bind to the following UDP port: (“10333”). Angka UDP Port harus disamakan dengan TCP Port yang diatas.
Nah, selain dari yang saya list diatas, yang lainnya bisa sobat jan lewati saja dengan menekan enter. Setelah dibagian pengisian Port, nantinya masih ada sekitar 2 kotak edit pengisian lagi yakni IPV6 dan enkripsi server, ini juga bisa sobat jan lewati dengan menekan enter. Selanjutnya, akan ada 5 menu yang akan muncul. Sobat jan silakan pilih menu yang kedua dengan menekan angka “2” untuk membuat pengguna. Di sini, kita akan membuat satu pengguna saja terlebih dahulu dengan peran administrator. Misalnya kita buat penggunanya “admin” dan sandinya “admin”. Setelah selesai, maka menu yang 5 tadi akan muncul Kembali. Sekarang, kita akan pilih menu yang ke-3 dengan menekan angka “3” untuk mengaktifkan login web bearware account. Nantinya kita diminta memasukkan akun bearware kita. Maka silakan masukkan akun bearware kita tanpa embel-embel @bearware.dk. Misalnya akun kita january@bearware.dk, maka cukup masukkan “january” saja. Seterusnya masukkan kata sandi. Maka akan di pripikasi akun bearware kita. Apabila berhasil, nantinya akan ada konfirmasi untuk menyimpan konfigurasinya. Silakan tekan “y” lalu enter. Setelah itu, enter saja beberapa kali untuk menyimpan semua konfigurasinya.
Setelah selesai dan tersimpan konfigurasinya, maka nanti akan ada file yang Bernama “tt5prosrv.xml” di dalam direktori “/home/tt/xml” yang sudah kita buat sebelumnya.
11. Atur Kepemilikan dan Izin Eksekusi Pada Direktori TT
Setelah selesai kita konfigurasi server-nya. Selanjutnya, kita akan mengatur kepemilikan dan izin eksekusi pada direktori Utama server yang sudah kita buat sebelumnya yaitu “/home/tt”. Masuk ke direktori “home” terlebih dahulu dengan perintah Berikut: cd /home
Setelah itu atur kepemilikan direktori dengan perintah Berikut: chown -R tt:tt tt
Keterangan: “tt” yang pertama itu adalah pengguna, “tt” yang kedua merupakan grup. Silakan sesuaikan pengguna dan grup sesuai dengan pengguna yang sobat jan buat pada Langkah ke-4, jika berbeda dengan panduan ini. Sedangkan “tt” yang ketiga merupakan direktori Utama server TeamTalk kita, seperti yang sudah kita buat yaitu “tt”. Sesuaikan dengan nama direktori yang sobat jan buat, jika berbeda dengan panduan ini.
Selanjutnya, kita akan mengatur izin eksekusi pada direktorinya dengan perintah Berikut: chmod -R 775 tt
Silakan sesuaikan “tt” dengan nama direktori yang sobat jan buat, jika berbeda dengan panduan ini.
12. Buat Service File
Dikarenakan kita tadi tidak mengikuti jalur bawaan dari TeamTalk. Maka kita akan mengedit service file-nya sesuai dengan jalur yang kita buat. Nah, silakan sobat jan buat service file di dalam direktori “/lib/systemd/system” dengan perintah berkut: nano /lib/system/system/tt.service
Sobat jan bisa menyesuaikan nama file service-nya sesuai dengan direktori TeamTalk yang sobat jan buat, jika berbeda dengan panduan ini. Selanjutnya, silakan copy isi Berikut ke dalam file service-nya:
# TeamTalk Professional server systemd unit
#
# To start this service you must have configured a user and group
# both of the name ‘teamtalk’. In addition a server configuration
# file must be located in /etc/teamtalk/tt5prosrv.xml. The user
# ‘teamtalk’ must have read/write access to this file. Likewise
# for the server log file which will be located in
# /var/log/teamtalk/tt5prosrv.log
#
[Unit]
Description=TeamTalk 5 Professional server daemon
After=network.target
[Service]
ExecStart=/home/tt5prosrv -nd -c /home/tt/xml/tt5prosrv.xml -l /home/tt/log/tt5prosrv.log
ExecReload=kill -HUP $MAINPID
Type=simple
User=tt
Group=tt
StandardOutput=syslog
StandardError=syslog
[Install]
WantedBy=multi-user.target
Setelah itu kita simpan dengan menekan “CTRL +X”, lalu tekan huruf “Y”, lalu “Enter”.
Nah, seperti yang sobat jan lihat, yang kita sesuaikan itu adalah pada baris 16 yakni jalur tempat file “tt5prosrv” berada, maka kita arahkan ke direktori “home”. Lalu jalur ke tempat file “tt5prosrv.xml” berada, maka kita arahkan ke direktori “/home/tt/xml”. Kemudian, jalur ke tempat untuk menyimpan file “tt5prosrv.log”, maka kita arahkan ke direktori “/home/tt/log”. Sedangkan pada baris 19 kita menyesuaikan pengguna dengan pengguna yang kita buat yakni “tt” dan pada baris 20 kita menyesuaikan grup-nya yakni “tt”.
13. Jalankan Server TeamTalk
Setelah semua langkah-langkah diatas dilakukan. Maka, Langkah terakhir adalah menjalankan server-nya. Silakan ketik perintah Berikut untuk menjalankannya: systemctl start tt
Supaya server-nya bisa jalan otomatis setelah server di reboot, silakan ketik perintah Berikut: systemctl enable tt
Keluaran di terminal:
Created symlink /etc/systemd/system/multi-user.target.wants/tt.service ? /lib/systemd/system/tt.service.
Sekarang sobat jan sudah langsung bisa mencoba terhubung dengan server-nya melalui client TeamTalk. Baik lewat Android, IOS, maupun Windows.
Beberapa Catatan Penting Mengenai Server!
- Apabila server yang sobat jan buat tidak berjalan, maka itu ada dua kemungkinan penyebabnya tidak berjalan. Yang pertama, langkah-langkah instalasi dan konfigurasinya ada yang ketinggalan. Solusinya sobat jan bisa mengulang langkah-langkahnya satu persatu. Yang kedua, kemungkinan port pada VPS yang sobat jan gunakan secara default tertutup, ini biasanya kebijakan provider demi keamanan server. Solusinya sobat jan harus membuka port-nya secara manual dengan “FireWall” seperti “ufw” atau lainnya.
- Apabila sobat jan ingin menghentikan server TeamTalk yang sedang berjalan, gunakan perintah Berikut: systemctl stop tt
“tt” sesuaikan dengan nama service file yang sobat jan buat. - Apabila ingin mulai server yang sedang berhenti, gunakan perintah Berikut: systemctl start tt
“tt” sesuaikan dengan nama service file yang sobat jan buat. - Apabila ingin memulai ulang server, gunakan perintah Berikut: systemctl restart tt
“tt” sesuaikan dengan nama service file yang sobat jan buat. - Apabila ingin mematikan otomatis server berjalan setelah reboot, gunakan perintah Berikut: systemctl disable tt
“tt” sesuaikan dengan nama service file yang sobat jan buat.
Penutup
Demikian lah panduan instalasi dan konfigurasi TeamTalk5Pro di Ubuntu 22.04 LTS. Mohon maaf apabila panduannya terlalu Panjang dan berbelit-belit. Itu semata hanya agar sobat jan yang masih awam dengan instalasi TeamTalk bisa mengerti dengan baik.
Semoga panduan ini bermanfaat! Jika ada kesalahan dan kekurangan pada panduan ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Apabila ada pertanyaan, kritik, saran, atau request pembahasan apalagi yang harus kita bahas di postingan selanjutnya, sobat jan dapat menulisnya di komentar!
Terima kasih banyak sudah membaca dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!
Salam Teknologi.

Seorang lulusan S1 program studi sistem informasi yang suka dengan pembahasan teknologi dan pemrograman.
berjalan, terima kasih Panduannya Bang