Bismillah. Alhamdulillah, wa syukrulillah.
Hari yang ditunggu-tunggu ini akhirnya tiba juga. Rasanya campur aduk antara haru, lega, dan bersyukur luar biasa ketika melihat aplikasi IslamicPedia sudah resmi dipublikasikan dan bisa langsung diunduh di Google Play Store.
Bagi sebagian orang, mungkin ini cuma satu tombol “Install” biasa di toko aplikasi. Tapi buat saya selaku pengembang di balik aplikasi ini, tombol itu adalah buah dari perjalanan panjang yang penuh dengan cerita, peluh, dan kebaikan banyak orang di balik layarnya.
Kenapa Harus Membuat IslamicPedia?
Kalau ditanya, kenapa saya nekat membuat aplikasi ini? Padahal, aplikasi Islami di Play Store sudah berjibun jumlahnya. Jawabannya, berawal dari satu keresahan yang sederhana, tapi mengganjal.
Selama ini, hampir belum ada aplikasi Islami yang benar-benar dirancang 100% aksesibel untuk semua orang, terutama buat disabilitas netra yang mengandalkan pembaca layar (screen reader).
Tantangan yang paling terasa ada di fitur Kompas Kiblat. Setahu saya, hampir tidak ada aplikasi Islami yang menyediakan fitur petunjuk arah kiblat yang ramah dan bisa diakses dengan nyaman oleh pembaca layar. Padahal, mengetahui arah kiblat dengan tepat adalah kebutuhan utama bagi setiap muslim saat hendak mendirikan sholat, baik orang awas maupun disabilitas netra.
Dari situlah tekad saya bulat. Saya percaya ibadah itu hak semua umat Islam tanpa terkecuali. IslamicPedia harus lahir untuk menjembatani itu, agar teman-teman disabilitas Netra, termasuk saya sendiri bisa mencari arah kiblat dengan mandiri, baca ensiklopedia islami, cek jadwal sholat, dan lain sebagainya.
Tantangan Terbesar: Menyeimbangkan Visual, Aksesibilitas, dan Penantian Panjang
Perjalanan dalam pengembangan aplikasi ini punya dinamika tersendiri buat saya pribadi. Sebagai pengembang dengan disabilitas netra total, tantangan paling berat justru ada pada aspek visual.
Mimpi saya sejak awal ingin membuat aplikasi yang inklusif, artinya nyaman dipakai oleh pengguna disabilitas netra, tapi juga tetap sedap dipandang mata oleh pengguna umum (non-disabilitas). Ternyata, menyatukan dua dunia ini susahnya luar biasa.
Sering kali terjadi dilema di tengah jalan. Ketika suatu tampilan visual kelihatan bagus dan estetis menurut standar umum, ternyata struktur kodenya malah “buta” atau berantakan saat dibaca oleh pembaca layar. Sebaliknya, saat tata letaknya sudah sangat nyaman dibaca oleh pembaca layar, tampilannya kadang terlihat terlalu polos atau kurang rapi buat pengguna yang melihat visualnya.
Di sinilah saya harus bekerja ekstra. Tanpa bisa melihat layarnya secara langsung, saya harus teliti menyusun kode accessibility semantics satu per satu, sambil terus berkolaborasi dan minta bantuan teman-teman untuk mengecek tata letak, warna, dan kerapian tampilannya.
Ternyata, setelah urusan koding selesai, perjuangan sesungguhnya baru dimulai di Google Play Console. Proses menuju publikasi penuh ini memakan waktu hampir satu bulan dan benar-benar menguji kesabaran.
Dikarenakan saya menggunakan akun developer personal, bukan akun organisasi, Google Play Store menetapkan syarat wajib pengujian tertutup (close testing), di mana aplikasi harus diuji secara aktif oleh minimal 12 orang penguji selama 14 hari berturut-turut. Awalnya, saya sangat khawatir dan bingung, apakah akan ada 12 orang yang rela berkomitmen meluangkan waktu untuk menguji aplikasi saya? Tapi alhamdulillah, ketakutan itu sirna seketika. Berkat antusiasme yang tinggi serta bantuan luar biasa dari teman-teman sesama disabilitas netra dan sahabat lainnya, jumlah penguji justru melonjak melampaui target hingga mencapai 30 orang penguji! Setelah lulus pengujian tertutup 14 hari, saya baru bisa mengajukan rilis produksi. Di tahap ini, saya harus menunggu sekitar 7 hari penuh menanti proses peninjauan dari tim Google dengan perasaan cemas. Setelah rilis produksi disetujui, masih ada tahap pengajuan rilis publik yang memakan waktu sekitar 7 hari lagi sampai aplikasi benar-benar live dan muncul di pencarian Play Store.
Hampir sebulan penuh menanti dalam ketidakpastian. Tapi begitu melihat aplikasi ini resmi bisa diunduh oleh siapa saja di Play Store… rasanya semua rasa lelah dan cemas itu terbayar tuntas.
Visi dan Misi yang Ingin Terus Dijaga
Sejak awal ide ini muncul, IslamicPedia membawa visi sederhana, yaitu ingin menjadi pendamping ibadah digital yang inklusif, terpercaya, dan bisa diakses oleh siapa saja tanpa batasan fisik maupun teknis.
Ucapan Terima Kasih dari Lubuk Hati Terdalam
Saya sadar betul, sebagai seorang pengembang disabilitas netra total, saya bukan siapa-siapa tanpa uluran tangan orang-orang baik di sekitar saya. IslamicPedia tidak akan pernah ada di Play Store tanpa bantuan kalian.
Terima kasih banyak saya ucapkan untuk donatur yang telah murah hati menyisihkan rezekinya untuk membantu biaya pendaftaran akun Google Play Developer. Bantuan Anda adalah pembuka jalan pertama buat mimpi ini.
Terima kasih juga saya ucapkan buat 30 orang teman-teman penguji yang luar biasa sabar dan setia menguji aplikasi ini selama 14 hari berturut-turut tanpa putus. Baik teman-teman sesama disabilitas netra yang membantu mengecek aksesibilitas pembaca layarnya, maupun teman-teman yang teliti memeriksa kerapian visualnya di layar.
Untuk semua yang sudah kirim kritik, saran, masukan, doa, serta dukungan dalam bentuk apapun yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu… semoga setiap kebaikan kalian dicatat sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Harapan ke Depannya
Perilisan di Play Store ini baru langkah awal. Saya sadar masih banyak kekurangan, dan saya berkomitmen untuk terus belajar, mengembangkan dan memperbarui Islamic Pedia agar makin bagus dan makin bermanfaat untuk semua kalangan tanpa terkecuali. Semoga aplikasi ini bisa jadi teman setia ibadah harian kita semua.
Yuk bantu dukung aplikasi Islamic Pedia dengan cara:
- Unduh IslamicPedia di Google Play Store dengan kata kunci Islamic Pedia, atau bisa dengan menekan tombol di bawah ini
- Berikan ulasan jujur dan rating bintang 5 agar makin banyak yang tahu aplikasi ini.
- Kalau ada kendala atau saran, bisa memberikan umpan balik di Play Store atau melalui menu yang ada di dalam aplikasi.
- Yang memiliki rezeki lebih, bisa berdonasi untuk membantu pengembangan aplikasi.
Semoga Allah SWT menerima niat kecil ini dan menjadikan IslamicPedia sebagai penambah timbangan kebaikan kita di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Salam hangat,
Pengembang IslamicPedia

Seorang lulusan S1 program studi sistem informasi yang suka dengan pembahasan teknologi dan pemrograman.